Terorisme adalah paham bagaimana menciptakan ketakutan untuk merebut kekuasaan, menciptakan ketakutan untuk menundukkan seluruh lawan politiknya.

Terorisme juga tidak sekadar yang didoktrin sesat oleh suatu paham primitif yang percaya bahwa kekuatan massa dan kekerasan adalah jalan terbaik menundukkan orang yang tidak mendukung keinginannya.

Diberagam negara, terorisme juga dilakukan oleh kelompok oposisi pemerintah (Kalah Pemilu), gembong bandar narkotika atau bahkan anak-anak muda yang merasa tidak diperlakukan adil oleh sebagian masyarakat, termasuk mereka yang kerap kali di Bully.

Tujuan utamanya ialah menciptakan suasana tidak stabil dan kebencian serta intoleransi. Mereka puas ketika orang ketakutan atas apa yang mereka perbuat.

Dalam politik rebut kuasa, Golnya adalah ketidakpercayaan pada pemerintah dan aparat keamanan.

Disaat rakyat goyah dan ketakutan, kelompok ini akan merebut tempat-tempat pusat pemerintahan dan menguasai negara, akhirnya rakyat disetir persis suasana perang.

Maka lihatlah buktinya, tidak sedikit orang yang gemar mengkampanyekan kebencian dan fitnah kepada Presiden Jokowi atau anti pemerintahan, statusnya banyak sekali yang tidak mengutuk terorisme dan memberikan ucapan belasungkawa, statusnya justru getol mengatakan ini rekayasa dan menyalahkan POLRI yang sejatinya selama beberapa hari ini anggotanya banyak yang jadi korban.

Lawan dengan merekatkan silaturohim lintas Suku-Agama-Ras dan perangi efek psikologisnya dengan ketenangan batin.

BERIBADAH/DOA BERSAMA MOHON PETUNJUK TUHAN adalah cara terbaik menangkal teroris.

Percayakan penanganan kepada aparat keamanan, karena aparat punya tugas insani melindungi, maka ia akan selalu dibimbing Tuhan.

Ini tahun politik, semua berjuang keras mengalahkan Jokowi karena RAKYAT TAHU JOKOWI BEKERJA! apapun mereka lakukan, karena kekuasaan itu adalah ladang nafkah bagi mereka yang hanya memanfaatkan rakyat sebagai komoditas. WaAllahu ‘Alam.

#KamiBersamaJokowi #KamiPercayaPemerintah #KamiPercayaPolri #KamiPercayaTNI

 

Salam;

Donny Suryono Permadi

 

Tanggapan Anda:

Leave a Reply

Your email address will not be published.