Cak, Kenapa Kau Cuma Meringis??? (SEWINDU MUNIR SAID THALIB DIBUNUH!!!)

Cak, Sewindu sudah kau MATI DIBUNUH,

Pelakunya yang ketahuan cuma kurir kroconya saja,

Jendral otak utamanya pun tak tersentuh,

Bahkan Sang.Jendral pernah jadi menteri dan sering nongol di TV

Katanya sih Indonesia punya presiden,

Tapi presiden itu tak berani membelamu,

Merasa sungkan barang kali, karena sang.Jendral kan temannya,

Atau jangan-jangan memang senang kau mati karena mulutmu bahaya untuknya dan kawan-kawannya?

Cak, Sampeyan kok Cuma meringis aja tho…?
Foto meringis sampeyan dua juta lebih lho dipajang di Facebook dan Twitter,

Yang masang rupanya masih punya nurani dan peduli sama nasibmu,

Hari kematianmu sekarang sudah seperti sekadar seremonial cak,

Dalam sehari Orang ramai-ramai memujimu, ikut aksi, lalu pulang dan besoknya lupa lagi,

Lho… Cak, Sampeyan kok Cuma meringis aja tho…?

Apa tak bisa sampean  seret sendiri sang.Jendral  kedepan ruang sidang?

Apa perlu aku rengekkan izin ke-Tuhan supaya bisa cak?

Hukum sudah tak ditakuti lagi cak, aku saja sudah tak percaya kita punya negara cak,

Ayolah Cak, Sampeyan kok Cuma meringis aja tho…?

Sekali-sekali bicaralah sendiri tho cak,

Memang mungkin sudah waktunya orang mati dibunuh, nguber sendiri pelakunya,

Sepertinya Nurani sudah mati cak, hukum sudah jadi industri cak

Cak, kata orang kau mati cak,

Kata pembunuhmu, kau berhasil dibungkam cak,

Tapi mereka lupa cak, masih ada aku dan ratusan juta sahabatmu cak,

Aku tak pernah merasakan kau mati cak,

Bahkan suara-suara orasimu, isi kepalamu terus menguatkan semangat juang kami cak

Ya sudahlah cak kalau kau tak mau menjawabku cak,

Yang pasti teruslah meringis disetiap fotomu cak,

Ledek terus para pengecut itu cak,

Namamu masih MUNIR SAID THALIB tho cak?

Nah, ada kabar baik untukmu disana cak,

MUNIR-MUNIR BARU TERUS BERTUMBUH CAK!

MUNIR-MUNIR BARU TERUS BERLIPAT GANDA MENERUSKAN PIKIRANMU CAK!

MUNIR-MUNIR BARU TERUS BERTAHAN SEPANJANG MASA MENJAGA CITA-CITAMU CAK!

MUNIR-MUNIR BARU TAK AKAN PERNAH MATI, SELAYAKNYA KAU TAK PERNAH MATI DIHATI KAMI CAK!

Nanti sore kami mau berdiri lagi diseberang istana berpenghuni yang tak punya telinga dan nurani itu cak,

Seperti biasa cak, aksi KAMISA-an cak, aksi yang sudah ratusan kali untukmu dan kawan senasibmu cak,

Aksi ratusan kali yang membuat mereka tersiksa ketika melongok keluar jendela melihat fotomu dan kawan senasibmu menertawakan ketakutan mereka membelamu cak,

Oh.. Ternyata sudah pagi cak, aku mau tidur dulu ya cak,

Selamat tidur ya cak,

Jangan khawatir cak, kami akan selalu menghantui sang. sang Jendral cak,

Kami akan selalu membuat hidupnya tak tenang sampai dia mau bertanggung jawab cak,

Kami akan selalu mengawal keluargamu cak,

Mengawal semua pemikiran dan semangat juangmu cak,

Kami selalu dan selamanya jadi SAHABAT MUNIR!!!

Ditulis Oleh;
Donny Suryono PSH
Dalam Rangka 8 Tahun Munir DIBUNUH!!!
(Jakarta, 5 September 2012)

 

(Music: “Pahlawan Sejati” | Album: “Untuk Munir” | Courtesy: KANTOR BERITA RADIO 68H)

Tanggapan Anda: